5 Langkah Agar Anda Terhindar Dari Penipuan Di Media Sosial

Jumlah pengguna media sosial di Indonesia saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan,boleh di bilang sepertiga orang yang ada di ndonesia saat ini sudah aktif menggunakan media sosial sebagai sarana telekomunikasi dan informasi atau sekedar mencari sensasi di media sosial.

Data ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan penggunaan internet tertinggi di dunia. Bahkan Indonesia menjadi negara yang paling gandrung bermedia sosial. Fakta ini jelas kabar menggembirakan, namun juga ada efek negatif yang harus dihadapi.Kejahatan dengan modus memakai media social semakin bertambah. Kejahatan tradisional yang selama ini biasa ditemui ditempat umum, mulai menjamah ke media sosial. Mulai dari pencurian, penipuan sampai pemerasan.

Praktik-praktik kejahatan dengan media sosial  di atas sudah marak sejak beberapa tahun lalu. Apalagi dengan semakin mudahnya mendapatkan smartphone dan akses internet. Namun hal tersebut bisa dihindari jika kita waspada sejak dini.bila anda mempunyai akun media sosial alangkah baiknya anda menyimak tips berikut ini,Berikut tips agar anda terhindar dari penipuan di media sosial:

1.Bijak dalam Mencantumkan Data Pribadi

Memang tidak ada salahnya mencantumkan alamat, pekerjaan dan nomor telefon genggam, sehingga orang lebih mudah mengenal kita.Namun selayaknya kita tidak mencantumkan data pribadi yang bisa diambil seenaknya oleh orang lain. Banyaknya SMS penipuan juga disebabkan oleh mudahnya mendapatkan nomor pribadi lewat media sosial. Bila ada teman baru di media sosial, sudah ada fasilitas inbox untuk berkirim pesan.

2.Manfaatkan Sistem Pengaturan di Media Sosial

Baik Facebook maupun Twitter pasti menyediakan fitur pengaturan keamanan,lihat siapa sajakah yang bisa melihat profil akun kita, dan bisa mengatur apakah orang asing bisa melihat dan berinteraksi dengan akun kita.

3.Selektif Memilih Teman dan Meng-approve Permintaan Pertemanan

Bila akun kita penuh dengan informasi pribadi, maka jangan sekali-kali menerima permintaan pertemanan dari orang yang sama sekali tidak kita kenal. Kita juga harus aktif mencari tahu siapa jati diri orang yang mengajak kita berteman di media sosial,Jangan sampai akun fiktif dan hanya berkepentingan sesaat menjadi teman kita.

baca juga:Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Saat Hp Anda Tercebur Air

4.Bijak Dalam Mengelola Akun

Sebaiknya dalam bermedia sosial kita tidak sembarangan dalam berkomentar, posting status maupun mengunggah foto. Thinking before you post! Bisa jadi status dan komentar-komentar kita yang kurang sopan akan di-capture orang dan digunakan untuk memeras kita,Begitu juga dengan foto, jangan mengunggah foto-

foto pribadi yang bisa memancing seseorang berbuat kejahatan. Bisa saja saat kita posting status dan foto dengan keadaan masih sendiri di sebuah tempat yang sepi akan memancing seseorang datang dan melakukan kejahatan. Hal seperti ini sering terjadi dan wajib menjadi pembelajaran bagi kita semua.

5.Selektif dalam Menerima Ajakan Telefon atau Videocall

Kejahatan sering terjadi setelah adanya ajakan kopi darat dengan teman yang baru dikenal di media sosial. Ada yang melakukan pemerasan, penculikan sampai pemerkosaan.
Dengan mengetahui fakta-fakta tersebut, sebaiknya para pengguna

media sosial lebih waspada dan tidak sembarangan dalam
berktivitas dunia maya,Pemerintah juga mulai bisa memasukkan bahan aturan terkait perilaku sehat dalam media sosial. Hal ini sudah dilakukan di beberapa negara maju seperti AmerikaSerikat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.